Minggu, 19 Februari 2017

Diskusi hati

Pada sebuah nama yg mengikhlaskan hatinya tersayat secara berlahan. Berharap pada sebuah 'kasihan' yang melayang disetiap perputaran.
.
Teman setia hanyalah bayangan. Yang akan hilang disetiap redupan.
Bermuka masam karna sebuah impian. Bukan keinginan, apalagi permintaan.
.
Izinkan saja hati merendah ria. Hingga kesombongan malu untuk bernostalgia.
Izinkan saja rasa syukur mengembang. Hingga syetan tak mampu untuk berkembang.
.
Percayalah. Berlahan kacamata itu akan menemukan, meskipun berawal bayangan.
Percayalah.Pertemuan akan berbicara kenyataan. Bukan ilusi apalagi rayuan.
.
Mari sejenak diskusikan ini, pada sebuah malam bukan kelam.
Atau kita sudahi saja, buat apa mendiskusikan sebuah arti jika ia berasal dari hati.

-Wdchintya E-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar