Selasa, 28 Februari 2017

Sebuah rasa

Tak ada yang salah dengan sebuah perasaan tersebut.
Rasa kagum dan suka adalah manusiawi yang selalu dirasakan oleh setiap hamba-Nya.
Sayapun pernah mengalaminya.
Hanya saja, sebagai manusia memiliki hak untuk meneruskan rasa tersebut atau menyudahi.

Kita memiliki komitmen dalam hidup ini.
Ingin jalan baik atau buruk.
Rasa kagum dan suka, sah-sah saja.
Tapi cara untuk merangkul rasa tersebut, ikutilah panduan dari Allah.
Ikutilah perintah-Nya dan jauhilah larangan-Nya.

Entah siapa dan dimana kau calon imamku.
Adalah ia yang diam-diam, selalu berdoa disetiap sujud dengan mengharap ridha-Nya.
Bahkan manusia pun tak mengetahui.
Tak perlu diumbar atau dipublish.

Adalah ia yang tak pernah menunjukkan, bahwa 'aku suka' 
dengan tidak menunjukkan gerak bahasa tubuhnya.

Adalah ia yang seperti Ali, yang hanya memamerkan rasa suka dan inginnya hanya kepada RABB nya hingga syetan pun tak mengetahui.
Pada akhirnya pun, ia bersatu pada pujaan hatinya, dengan rasa yang mereka mengetahui setelah bersama ketika Halal..
... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...
Teruntuk kamu penggenap agamaku,
Aku tau kau sedang berjuang.
Berjuang untuk memantaskan diri dan berjuang dalam hal finansial.
Akupun sama, sedang memantaskan diri.

Teruntuk kamu penggenap agamaku,
Entah kamu berada dimana, baik-baik ya.
kita akan bertemu entah didunia ataupun kelak disyurga-Nya 😄

salam,

-Wdchintya E-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar