Kamis, 12 Juli 2018

  • Buntut itu mulai mencari sebuah kebahagiaan.
    Disela-sela senja yang menutup diri dari keheningan.
    Memaparkan segala risau dan gemuruh, dikerumbunan orange dan hitam diatas kebiruan.

    Bayang-bayangnya semakin padat terlihat,
    meski gelap menutupi atau langit biru berusaha untuk menerangi.
    Masih ada jalan panjang, untuk menuju pagi yang cerah.
    Merindukan kicauan anak langit yang menentramkan, 
    dengan embun yang membekuan kemalasan.

  • Perihal kamu yang berdiri disana dengan penuh pertanyaan dan pernyataan. 
  • Kebekuanmu masih ada cinta yang tersirat, lewat senja dan fajr.

    Samarinda, 1 Mei 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar